Asyiknya Wisata di Pulau Nusa Lembongan Bali

Wednesday, June 24, 2015


Pulau Nusa Lembongan Bali saat ini telah menjadi kawasan wisata yang popular dan menjadi incaran terutama para wisatawan asing menyusul makin kotor dan padatnya berbagai tempat wisata di Bali yang lainnya. Selain memiliki pemandangan alam pantai yang sangat idah, juga tersedia berbagai sarana dan fasilitas wisata yang terbilang lengkap sehingga liburan pun terasa sangat menyenangkan.
Nusa Lembongan Bali merupakan salah satu dari 3 pulau yang terdapat di tenggara Bali dengan luas yang tidak terlalu besar. Pulau Nusa Penida, Nusa Ceningan dan Pulau Nusa Lembongan merupakan deretan pulau kecil yang menjadi kawasan wisata yang popular. Dari dibandingkan dua pulau lainnya, Nusa Lembongan memiliki banyak keunggulan.
Pulau Nusa Lembongan berpenduduk sekitar 4 ribu jiwa yang kebanyakan bekerja sebagai nelayan atau petani rumput laut. Karena itu di kawasan ini anda akan menjumpai banyak rumput laut yang begitu subur maupun yang telah dipanen dan dijemur di sekitar Pantai Lebaoh.
Keunggulan Pulau Nusa Lembongan Bali
Mengunjungi Pulau Nusa Lembongan akan membuat liburan terasa sangat menyenangkan. Pasir pantainya yang berwarna putih terhampar indah di berbagai pantai di pulau ini. Setidaknya ada 6 pantai yang melingkari pulau ini, yaitu Pantai Tanjung Sanghyang, Selambung, Sunset Beach, Dream Beach, Pantai Selagimpak, Lebaoh, serta Pantai Pemalikan.
Begitu juga yang jernih dan pemandangan di sekitar pantai yang menawan membuat betahsiapapunyang memandangnya. Begitu jernihnya air laut di sekitar kawasan wisata ini membuat rumput laut terlihat cukup jelas. Apalagi panorama bawah lautnya terutama terumbu karangnya yang indah dengan ikan dan binatang laut beraneka ragam membuat kawasan ini juga menyenangkan untuk olah raga menyelam.
Begitu juga dengan gelombang lautnya yang cukup besar membuat tak sedikit wisatawan asing yang memanfaatkannya untuk melakukan surfing. Apalagi berbagai peralatan olah raga air memang telah tersedia di tempat wisata Nusa Lembongan Bali ini. Tak sedikit pelaku wisata yang menyewakan berbagai peralatan olah raga air, seperti diving, snorkeling, surfing, jet sky, ataupun banana boat. Kelengkapan sarana ini pula yang menjadikan kawasan ini sering ramai dengan wisatawan yang bermain olah raga air.
Jika anda datang untuk menghabiskan waktu liburan anda ke pulau anda, anda harus menyediakan kamera foto maupun video dengan kapasitas penyimpanan data yang cukup besar. Sebab, terlalu banyak momentum berharga yang sangat saying jika tidak diabadikan sebagai kenangan yang indah.
Setelah lelah menikmati jalan-jalan maupun berolahraga air, anda juga bisa memilih berbagai menu makanan yang tersaji di berbagai restoran dan rumah makan yang ada. Makanan laut tentunya merupakan yang paling favorit di kawasan ini. Anda pun bisa menginap dengan memilih bungalow yang ada. Kawasan wisata Pulau Nusa Lembongan Bali akan memberikan liburan anda lebih berwarna

Menikmati Indahnya Danau Kelimutu Flores yang Menakjubkan

seperti namanya, Danau Kelimutu Flores merupakan danau yang terbentuk di lereng Gunung Kelimutu di Pulau Nusa Tenggara Timur (NTT). Keunikan danau yang terletak di Desa Pemo, Kelimutu, Kabupaten Ende, NTT ini adalah warnanya yang terdiri dari 3 macam dari 3 danau yang berdampingan. Karena itu pula danau ini dikenal pula dengan nama Danau Tiga Warna Kelimutu.
danau kelimutu flores
Tempat wisata Danau Kelimutu Flores sebenarnya merupakan bagian yang barada di dalam kawasan Konservasi Alam Nasional. Namun karena keunikan dan keajaiban inilah yang menjadikan kawasan ini begitu popular dan menjadi salah satu tujuan wisata favorit di NTT.
Seperti dikutip dari Wikipedia, tempat wisata ini ditemukan pertama kali oleh seorang warba Belanda yang bernama Van Such Telen sekitar tahun 1915. Nama Kelimutu itu sendiri terdri dari dua kata, yaitu kata “keli” yang artinya gunung dan “mutu” yang bermakna mendidih. Sehingga Danau Kelimutu bisa bermakna danau yang terdapat di gunung yang mendidih atau gunung berapi.
Danau Kelimutu memiliki luas sekitar 1.051.000 meter persegi yang mencakup ketiga danau tersebut dengan volume air sebanyak 1.292 juta meter kubik. Ketiga danau yang juga disebut warga setempat dengan sebutan Tiwu Kelimutu ini masing-masing memiliki warna yang berlainan yang menurut kabar berhubungan dengan hal-hal ghaib, yaitu terdiri dari:
·        Danau yang berwarna biru dinamakan “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai” yang kabarnya merupakan tempat berkumpulnya jiwa atau roh para muda-mudi yang telah tewas.
·        Danau yang berwarna merah dinamakan “Tiwu Ata Polo” yang disebut sebagai tempat berkumpulnya jiwa-jiwa roh dari orang-orang yang selama hdupnya selalu melakukan perbuatan jahat.
·        Danau yang berwarna putih disebut juga dengan nama “Tiwu Ata Mbupu” dan dipercaya sebagai tempat berkumpulnya roh atau jiwa dari para orang tua yang berjiwa bersih.
Banyak legenda tentang Danau Tiga Warna yang masih diakui warga setempat dan menjadi daya tarik bagi para wisatawan untuk berkunjung ke obyek wisata ini. Danau ini juga dianggap sebagai wilayah yang keramat dan sering dilakukan upacara adat untuk memberikan sesajian ke danau tersebut.
Ada banyak alternative jalan yang bisa di tempat para wisatawanyang terytarik untu berkunjung ke Danau Kelimutu Flores NTT tersebut. Ada sebuah bandara udara di NTT yang dapat menjadi rujukan, yaitu bandara di Ende. Wilayah ini juga bisa dijangkau baik dari Kupang maupun dari Denpasar Bali.
Nah, dari kota Ende tersebut perjalanan darat dapat ditempuh dengan berbagai angkutan darat yang tersedia, baik angkutan umum maupun dengan menyewa mobil. Perjalanan dari Ende dilakukan menuju Desa Moni untuk kemudian mulai naik dengan melakukan trekking ke puncak Gunung Kelimutu.
Di Desa Moni saat ini sudah tersedia fasilitas penginapan maupun warung makan bagi anda yang mungkin perlu menginap. Sedangkan perjalanan dari desa ini menuju kawasan Danau Kelimutu membutuhkan waktu sekitar 1 jam dengan menggunakan berbagai angkutan darat yang ada.

Hanya saja, anda perlu berhati-hati karena lokasinya yang berliku dengan sisi kiri dan kanan jalan yang terjal sehingga rawan kecelakaan. Akan lebih baik jika perjalanan menuju Danau Kelimutu Flores dilakukan dengan berjalan kaki sambil menikmati pemandangan alamnya yang sungguh luar biasa.

Benteng Portugis Jepara

Monday, June 22, 2015




Selain tempat wisata seperti gunung, danau, pantai, air terjun, dan tempat wisata buatan, peninggalan sejarah juga bisa menjadi objek wisata yang tidak kalah menariknya dengan objek wisata yang lain. Seperti peninggalan candi dari berbagai macam kerajaan di masa lalu, peninggalan benteng portugis juga tidak kalah terkenalnya dengan candi yang ada di jawa tengah. Benteng portugis adalah salah satu obyek wisata andalan di jepara adalah benteng portugis yang terletak di desa banyumanis kecamatan donorojo atau 45 km di sebelah timur laut kota jepara, dan untuk mencapainya tersedia sarana jalan aspal berbatu dan hanya dapat dicapai menggunakan kendaraan pribadi dikarenakan tidak ada rute transportasi umum ke situs sejarah ini. Benteng ini dibangun di atas sebuah bukit batu di pinggir laut dan persis di depannya terhampar pulau mondoliko, sehingga selat yang ada di depan benteng ini berada di bawah kendali meriam benteng sehingga akan berpengaruh pada pelayaran kapal dari jepara ke Indonesia bagian timur atau sebaliknya. Berikut ini pesona yang dimiliki oleh benteng portugis jepara :
1.       Fisik bangunan : Benteng ini sekarang hanya tinggal reruntuhan tembok berbentuk persegi empat yang terletak di atas bukit tepat di seberang selatan pulau mondoliko. Di dalam tembok hanya berupa lahan kosong yang ditumbuhi beberapa pohon yang sengaja dibiarkan untuk tempat berteduh pengunjung. Selain itu terdapat beberapa replika meriam yang ditempatkan di sisi utara dan timur benteng yang langsung berbatasan dengan laut lepas.
2.       Bukti sejarah : Pada tahun 1619 kota Jayakarta atau Sunda Kelapa dimasuki VOC belanda. Sultan Agung Raja Mataram sudah merasakan adanya bahaya yang mengancam dari situasi jatuh nya kota Jayakarta ke tangan Belanda. Untuk itu Sultan Agung mempersiapkan angkatan perangnya guna mengusir penjajah Belanda. Sultan Agung berpikir bahwa VOC Belanda hanya bisa dikalahkan lewat serangan darat dan laut secara bersamaan, padahal Mataram tidak memiliki armada laut yang kuat, sehingga perlu adanya bantuan dari pihak ketiga yang juga berseteru dengan VOC yaitu bangsa portugis.
Demikian artikel saya yang berjudul benteng portugis jepara, semoga dapat menjadi referensi anda untuk mencari tempat rekreasi bersama orang-orang yang anda sayangi. Semoga bermanfaat dan terima kasih


 

Blogger news

Most Reading

Powered by Blogger.